Kejadian ini membuat warga sekitar pun terkejut. Tak lupa mereka pun langsung mengunggah foto sungai Daldykan ini ke akun media sosial.
Pemerintah setempat pun masih berusaha untuk mengidentifikasi perubahan warna sungai ini. Mereka juga mengevaluasi adanya kemungkinan kerusakan lingkungan yang mungkin terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nadezhda Metallurgical Plant dimiliki Norilsk Nickel, produsen nikel terbesar di dunia. Namun sampai saat ini perusahaan tersebut membantah pernyataan bahwa perusahaannya adalah penyebab sungai berubah jadi merah.
Dilaporkan oleh kantor berita Rusia Ria Novosti, Norilsk Nickel mengatakan pihaknya akan terus memantau situasi lingkungan di daerah dan mengurangi produksi di pabrik.
Namun kepada koran lokal, Krasnews, warga sekitar mengungkapkan kalau perubahan warna air sungai ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Sungai tersebut ternyata tidak terhubung ke pasokan air publik dan insiden tersebut tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap kesejahteraan warga.
Jika perubahan warna air sungai ini merupakan perubahan alami karena mikroorganisme di laut, hal ini tentunya sangat indah. Tengok saja beberapa keajaiban alam dan hasil kerja mikroorganisme air seperti alga yang bisa 'mengubah' warna air dan pasir pantai jadi berubah merah atau pink. Namun perubahan warna yang tak alami apalagi karena pencemaran tentu saja akan jadi tak indah.
(vga)