Namun, memasak seringkali identik dengan suasana rumit, menghabiskan waktu, dan membuat sebagian ruangan kotor. Pekerjaan tambahan setelah memasak pun tak dapat dihindari.
Keinginan untuk tetap dapat memasak dan menghidangkan makanan dengan ringkas dan apik akhirnya menjadi impian banyak ibu rumah tangga.
Lihat juga:Perabotan Multifungsi untuk Hunian Mungil |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mempersiapkan bahan masakan hingga memasak kadang membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan waktu untuk mengonsumsi hasil masakan. Terlebih jika bahan yang dibuat cukup rumit atau peralatan yang digunakan yang terlalu merepotkan.
Dari cerita dan kisah sebagian ibu-ibu itu, kemudian perusahaan pemegang label produk asal Amerika Serikat itu mengeluarkan inovasi-inovasinya. Salah satunya, menciptakan alat dengan fungsi membuat sambal khas ulekan, namun tanpa cobek.
Alat yang mirip dengan botol air mineral ukuran 330 mililiter tersebut ternyata sanggup mengubah cabai dan bawang menjadi sambal hanya dengan memutar tuas di atas alat. Fungsinya mirip seperti mencincang.
Dalam tataran penyajian pun, masyarakat Indonesia, diakui Edwin, banyak yang menginginkan penataan secara apik. Di sisi lain, pertumbuhan tren keluarga kecil dengan tempat tinggal terbatas seperti apartemen semakin meningkat.
Dengan kondisi seperti itu, desain minimalis yang dapat memaksimalkan ruang yang ada menjadi pilihan favorit masyarakat saat ini. Desain warna juga dibuat semenarik mungkin untuk menggairahkan acara makan. (meg)