Itu dibuktikan restoran di Upper East Side, New York.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria berdarah Italia itu sangat prihatin dengan bencana alam yang menimpa tanah leluhurnya. Dia menyebut 65 ribu orang kehilangan tempat tinggal akibat gempa.
“Saya harus melakukan sesuatu untuk menolong,” tegasnya.
Selimaj kemudian menjadikan menu andalannya, bakso, untuk menolong sesama.
Caranya, dia menggelar kompetisi makan bakso untuk menarik lbih banyak orang datang ke restorannya. Selain itu, seluruh hasil penjualan bakso tersebut dia sumbangkan bagi korban gempa Italia.
Salah satu peserta kompetisi, Ed Jarvis, yang juga berdarah Italia, sangat bersemangat mengikuti lomba.
“Ini mungkin hal kecil bagi orang lain, tapi besar bagi saya. Apapun untuk Italia akan saya lakukan,” ujar Jarvis yang berprofesi sebagai pelahap makanan profesional, dan tentu saja keluar sebagai pemenang di kompetisi makan bakso Nino’s. (les)