Enam Kondisi Halaman Rumah yang Dapat Membunuh Peliharaan

Megiza, CNN Indonesia | Rabu, 12/10/2016 15:55 WIB
Halaman rumah seringkali menjadi oasis untuk mendapatkan ketenangan bagi manusia. Namun, halaman dapat juga 'mengancam' nyawa peliharaan. Ilustrasi. (Thinkstock/Lunja)
Jakarta, CNN Indonesia -- Halaman yang hijau, baik di depan atau di belakang rumah, seringkali menjadi oasis bagi si pemilik rumah mendapatkan ketenangan. Warna hijau dari tanaman atau warna bunga dipercaya dapat memberikan rasa damai.

Namun, oasis bagi manusia tersebut belum tentu memberi kenyamanan juga untuk hewan peliharaan. Terlebih bagi mereka yang senang memelihara anjing.

Jika saat ini Anda sedang berburu rumah dengan halaman yang bisa menjadi tempat Anda sekaligus peliharaan bermain, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal yang bisa membuat 'teman berbulu' Anda merasa nyaman.


Dikutip dari FoxNews, ada enam faktor yang dapat membuat peliharaan Anda tidak nyaman, atau bahkan perlahan-lahan sakit.

1. Tidak memiliki tempat berteduh

"Sama seperti manusia, anjing juga membutuhkan tempat untuk berteduh dari paparan sinar matahari," ujar dokter hewan dari Peachtree Hills Animal Hospital di Atlanta, Duffy Jones. Anjing dapat mengalami dehidrasi jika terlalu lama berada di bawah matahari.

"Anjing dapat terkena serangan panas yang berpotensi mengancam nyawanya, seperti manusia," kata Jones.

Karenanya, jika ingin anjing Anda berada di halaman rumah, sebaiknya tempatkan rumah anjing yang bisa membuat mereka berteduh. "Dan pastikan juga bahwa mereka punya akses mudah untuk mendapatkan air bersih. Selain rumah anjing, Anda juga bisa menanam pohon yang rindang di halaman," ujarnya.

2. Penggunaan mulsa

Mulsa atau bahan seperti jerami (serbuk gergaji, dedaunan, dan sebagainya) yang disebarkan pada permukaan tanah untuk melindungi akar tanaman dari pengaruh air hujan (pemadatan tanah dan sebagainya) dapat menjadi pemicu hewan peliharaan mengalami keracunan. Kandungan Theobromine di dalamnya dapat mengganggu pernapasan, aritmia jantung, hiper aktif hingga kejang.

Sebelum menggunakan mulsa, sebaiknya Anda pastikan kandungan pewarna dalam mulsa tersebut. "Ini adalah cara terbaik untuk menjaga hewan peliharaan yang aman," ujar Jones. Tak hanya itu, dia juga menilai, mulsa dapat menimbulkan bahaya tersedak.

"Banyak anjing yang tak tahu memakan itu. Mereka dapat muntah bahkan diare. Tergantung berapa banyak kandungan pestisida di dalamnya," katanya.

3. Tanah yang merangsang kutu

Bermain-main di tanah dapat meningkatkan risiko pertumbuhan kutu ke tubuh anjing, kucing atau di dalam rumah Anda. Presiden Nursery Enterprises di Rexburg , Anthony Smith, menyarankan Anda untuk menyebarkan cacing gilig di halaman.

"Nematoda adalah hewan seperti serangga kecil yang dapat membunuh kutu yang berkembang di tanah, tanpa berisiko ke hewan langsung," ujarnya.

4. Penggunaan pestisida

Pestisida merupakan cara yang populer untuk mengontrol pertumbuhan rumput. Namun, jika tidak digunakan dengan benar, dia dapat menyerap ke tempat tidur Anjing dan membuatnya keracunan.

Kabar baiknya adalah risiko dapat dikurangi secara signifikan jika pestisida yang digunakan sudah benar-benar kering sebelum hewan peliharaan Anda bermain di halaman.

"Aturan praktis yang baik adalah untuk membiarkan semuanya kering dan pestisida untuk diserap oleh gulma sehingga mereka dapat melakukan pekerjaan mereka," kata Smith.

Rencana paling aman adalah dengan menyingkirkan rumput gulma dengan cara kuno yaitu menggali mereka keluar dari tanah.

5. Kenali tanaman-tanaman pemicu bahaya

Sebelum melakukan renovasi halaman, pastikan penata taman Anda tahu Anda memiliki anjing. Mengapa? Banyak anjing yang senang mencari camilan dari berbagai semak yang berbeda, bunga, dan tanaman. Beberapa dari mereka itu kemudian dapat menjadi racun.

"Oleander, crocus dan azalea adalah beberapa tanaman yang dapat membahayakan hewan peliharaan," kata Aoyagi. Tanaman itu, menurutnya, dapat menyebabkan muntah, diare, air liur berlebihan dan bahkan kematian (tergantung pada tanaman dan jumlah yang dimakan).

"Mengetahui kebiasaan hewan peliharaan Anda dan mendiskusikannya dengan desainer lansekap Anda akan membantu memastikan Anda mendapatkan taman yang bekerja untuk semua anggota keluarga Anda," katanya.

6. Area parkir

Tak hanya tanaman atau tanah yang dapat berbahaya bagi hewan peliharaan. Jika Anda menggunakan batu kerikil atau aspal pada garasi Anda, risiko bahaya pun tetap ada. Kerikil dapat terselip pada telapak kaki anjing dan membuatnya tersedak. Begitupun dengan garasi mobil yang dibuat dengan aspal. Aspal dapat membakar kaki anjing saat panas.

(meg/meg)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK