"Sangat lezat," ujar istri Duta Besar Singapura di Paris, Jennifer Cheng Mantaha, saat mencicipi Soto Ayam, Sabtu (15/10), seperti yang dilansir dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, Chef Degan memeragakan cara membuat Soto Ayam yang biasa disantap sebagai hidangan pembuka. "Soto Ayam sangat cocok untuk orang Eropa apalagi menjelang musim dingin," ujar Degan.
Selain Soto Ayam, Chef Degan juga memeragakan cara membuat Sambal Goreng Kentang Udang dan Rendang Padang.
"Merupakan suatu kehormatan sekaligus tantangan bagi seorang chef untuk menampilkan kuliner bangsanya di Paris, kota yang terkenal akan haute cuisine atau hidangan tingkat tingginya," ujar Degan.
Kunci Chef Degan membuat tamu undangan dari berbagai negara itu tertarik ialah memilih menu lokal yang cocok dan sesuai dengan selera budaya makan Eropa, khususnya Perancis.
Ia mengatakan, masyarakat Eropa umumnya menikmati cita rasa gurih, asam, segar, manis dengan tingkat kepedasan yang wajar agar masih dapat menikmati sensasi aneka rasa lainnya, terutama karena hidangan tersebut akan dipadukan dengan minuman wine.
Selengkapnya, Chef Degan juga mengenalkan menu Bebek Bumbu Bali, Iga Kambing Bumbu Ketumbar, Daging Sambal Hijau, Salmon Sayur Lodeh, dan Ayam Bumbu Rujak.
Festival Colorful Indonesia diinisiasi Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis, Monaco dan Andorra, Hotmangaradja Pandjaitan, sebagai bentuk komitmen mempromosikan Indonesia dari berbagai aspek budaya, ekonomi dan investasi.
Hotmangaradja mengatakan, potensi Indonesia masih sangat besar untuk dijelajah dan dipamerkan pada dunia, khusus bidang kuliner. Urusan perut adalah memang menjadi bahasa yang mudah dimengerti seluruh masyarakat dunia.
"Melalui pengenalan kuliner dapat dilakukan diplomasi halus yang diharapkan semakin memperkuat hubungan diplomatis antar negara dan membuka peluang temasuk niaga maupun kunjungan ke Indonesia kedepannya," ujar Hotmangaradja.
Chef Degan telah berpengalaman lebih dari 30 tahun di industri kuliner. Mengenyam pendidikan dan mengawali karirnya di Eropa, ia telah bekerja di sejumlah jaringan hotel mewah internasional di mancanegara diantaranya; Hilton International, Grand Hyatt, The Ritz-Carlton, Atlantis, Sol Melia dan Banyan Tree Hotels.
Ia memutuskan kembali ke Indonesia dan membuka Cafe Degan di Pulau Dewata tahun 2010.
Di samping mengelola restoran, Chef Degan juga sering tampil sebagai konsultan kuliner. Mempromosikan kuliner Indonesia di mancanegara merupakan agenda tahunannya, di samping menginspirasi para chef muda Indonesia untuk mendalami warisan budaya kuliner.
Sepanjang 2016 dia telah membawa kuliner Indonesia ke Thailand, Inggris, Jerman dan Perancis.