Dilansir dari keterangan resmi yang diterima pada Selasa (18/1), sebanyak 19 tamu dari lima negara Eropa—Polandia, Austria, Hungaria, Slovakia dan Bulgaria, diundang untuk mengunjungi Danau Toba, Jakarta, Tana Toraja dan Wakatobi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan oleh Nia, perjalanan akan dimulai dari Danau Toba. Danau vulkanik yang terbentuk oleh letusan gunung dahsyat sekitar 74.000 tahun silam itu merupakan yang terbesar di dunia.
Dengan kedalaman lebih dari 500 meter juga tercatat sebagai danau terdalam di dunia.
Setelah itu, tamu akan diajak ke Pulau Samosir, pulau yang disebut seluas Singapura. Sajian pertunjukan Sigale-gale siap menyapa.
Bagi yang belum tahu, Sigale-gale adalah sebuah boneka yang memiliki cerita mistis dan bisa menari sendiri.
Dari sana, tamu diajak ke Desa Ambarita, tempat wisata yang kaya akan peninggalan sejarah di masa kepemimpinan Raja Sidabutar, sosok yang dipercaya pertama kali menginjakkan kaki di Sumatera Utara.
“Di sana, tamu bisa melihat dari dekat makam Raja Sidabutar yang berusia 450 tahun. Sekaligus menyaksikan rumah adat Batak. Jadi semua tour operator punya gambaran paket-paket apa yang bisa disiapkan saat berwisata ke Danau Toba,” ujar Nia.
Seusai dari sana, tamu berangkat ke Jakarta, untuk mengunjungi objek wisata, kuliner dan belanja khas Ibu Kota.
Hanya berjarak satu hari, tamu berangkat ke Makassar, dengan tema perjalanan kurang lebih sama. Puncak acara berakhir di Wakatobi. Nia mengatakan kalau pulau yang terletak di Sulawesi Tenggara itu sudah sangat populer di kalangan wisman.
“Positioning Wakatobi adalah high end market. Wakatobi adalah Karibia-nya Indonesia," ujar Nia.
“Dari perjalanan ini diharapkan agen perjalanan Eropa bisa merancang dan mempromosikan paket perjalanan wisata di Indonesia,” lanjutnya.
(ard)