Padahal dengan beraktivitas di taman bermain, anak-anak memiliki kesempatan yang lebih besar untuk bersosialisasi.
Retno Dewanti Purba, psikolog dari SAUH Psychological Services mengatakan, bahwa bermain memiliki peran penting terhadap perkembangan fisik, kepribadian, dan kecerdasan anak di masa mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan bermain, anak bisa bergembira sekaligus berlatih, misalnya melatih motorik kasar dan halus, melatih konsentrasi dan atensi, juga berguna untuk meningkatkan kreativitas dan sosialisasi mereka," ujar Retno.
Selain itu, Retno juga mengungkapkan bahwa dengan bermain di luar ruang, anak-anak bisa bertemu dengan teman sebayanya. Hal tersebut menurutnya bisa memicu anak belajar arti kebersamaan dalam komunitas masyarakat.
Untuk itu, penting bagi para orang tua agar mengajak anaknya bermain di luar ruang, pun turut memperbaiki atau melengkapi fasilitas taman bermain yang sudah ada.
Menyadari pentingnya taman bermain, sebuah perusahaan multinasional yang memproduksi consumer goods meluncurkan program donasi untuk perbaikan fasilitas taman bermain sebesar Rp500 untuk pembelian produk tertentu.
Program tersebut dirangkum dalam sebuah kampanye Bright Future dengan mengusung tema Selamat Tinggal Dunia Lama.
Kampanye digencarkan untuk "membangun dunia baru yang lebih baik, khususnya bagi anak-anak. Dunia tempat anak bisa tumbuh di lingkungan yang lestari dan sehat serta menjalani masa kecilnya dengan gembira," ujar Sancoyo Antariksa dari Unilever.
Nantinya, melalui kampenye ini sejumlah taman bermain yang tersebar di lima kota besar di Indonesia akan diperbaiki: Jakarta, Bandung, Medan, Makassar, dan Yogyakarta.
Sedangkan fasilitas yang akan dilengkapi mencakup fasilitas mencuci tangan sekaligus edukasi cara cuci tangan yang benar, fasilitas toilet, alat kebersihan, fasilitas bermain, dan beberapa materi edukasi seputar nutrisi dan cara menyikat gigi.
(vga/vga)