Restoran La Mafia saat ini sedang dipaksa untuk ditutup dan diminta mengganti nama oleh perwakilan Uni Eropa. Hal itu terjadi setelah pemerintah Italia melayangkan keluhan mengenai restoran tersebut. Italia menilai, tidak seharusnya nama organisasi kriminal digunakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin kita harus mulai menyebarkan selebaran di luar sana kepada mereka yang memuji nama restoran Spanyol ini. Mungkin kita bisa menunjukkan anak-anak korban mafia yang dicekik dan diracuni asam," ujar salah satu anggota parlemen Italia, Marco Anzaldi kepada Independent.
"Mafia bukan seperti yang kalian lihat film Coppla. Mafia adalah bentuk perlawanan yang tidak akan kami izinkan menjadi ciri Italia di mata dunia," ujarnya, dikutip dari The Daily Meal.
Jaringan restoran La Mafia itu dan otoritas Spanyol sebenarnya telah menolak atau membantah keluhan itu. Namun pada pekan ini, divisi kekayaan intelektual dari Uni Eropa menyatakan sepakat dengan pemerintah Italia. Hal itu dapat diartikan, restoran tersebut harus segera mencari nama pengganti agar tetap dapat dibuka.
(meg)