Di acara tersebut, batik Indonesia diperagakan oleh enam kontestan Miss Senegal 2016.
Tidak berhenti sampai disitu, batik Indonesia juga diperagakan oleh finalis Miss Senegal 2016 pada pembukaan acara Grand Final Miss Senegal 2016, Sabtu (5/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada juga persembahan Tari Merak dan Tari Lancang Kuning yang ikut memeriahkan resepsi.
Selain Fashion Show Batik, dalam acara resepsi tersebut juga ditampilkan aneka hidangan khas kuliner Indonesia seperti sate ayam, sate kambing, sate sapi, mie goreng, nasi goreng, lemper, bakwan udang sayur, dan martabak.
Dari seluruh hidangan yang dihadirkan, sate ayam jadi favorit.
Sate ayam menjadi hidangan favorit di Resepsi Diplomatik di Dakar, Senegal, pekan lalu. (robarmstrong2/Pixabay) |
Selain itu, terdapat juga pameran pernak-pernik Indonesia seperti peralatan musik gamelan, patung Garuda Jatayu, patung semar, petruk, bagong dan gareng, patung roro loro blonyo, pojok Betawi dan pojok Batik.
Hadir dalam acara tersebut sebagai tamu kehormatan adalah Mbagnick Ndiaye, Menteri Kebudayaan dan Komunikasi Senegal.
Selain mengapresiasi hubungan baik antara Indonesia-Senegal, Ndiaye juga berharap pengenalan dan pemahaman mengenai seni budaya Indonesia yang semakin baik oleh masyarakat di Senegal, dapat semakin meningkatkan hubungan dan kerja sama antara Senegal dan Indonesia di berbagai bidang. (les)
Sate ayam menjadi hidangan favorit di Resepsi Diplomatik di Dakar, Senegal, pekan lalu. (robarmstrong2/Pixabay)