Dikutip dari Süeddeutsche Zeitung pada Senin (7/11), aturan tersebut sudah mulai berlaku saat ini. Walau sudah tiba tepat waktu di stasiun, kereta akan menutup pintu 20 detik lebih cepat, sebelum berangkat menuju stasiun berikutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi, bisa dipastikan, kalau sebagian besar orang yang berhasil naik kereta merupakan penduduk Jerman yang memang sudah terbiasa tepat waktu.
Dikutip dari Travel and Leisure, rata-rata 78 persen kereta di Jerman datang tepat waktu. Namun, pencapaian tersebut masih kalah dibandingkan Jepang yang 100 persen keretanya datang tepat waktu.
Selain mempercepat waktu menutup pintu, Deutsche Bahn juga memberlakukan pembelian tiket kereta secara online, yang jika dicetak jumlahnya hanya satu lembar, bukan lagi tiga lembar.
Sepertinya, orang yang gemar bermalas-malasan akan cukup kesulitan ketika harus berwisata ke Jerman.
(ard)