Pilihan Redaksi |
Menu tersebut jelas berbeda dengan menu lain yang tersedia di meja warga Amerika saat Thanksgiving saat ini. Namun orang Amerika punya kebiasaan untuk menyajikan makanan berukuran besar sebagai pusat perhatian, kalkun besar pun jadi pilihan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebiasaan makan kalkun panggang saat Thanksgiving ini dimulai sejak era Lincoln di 1863.
Alexander Hamilton mengungkapkan bahwa tak ada warga Amerika Serikat yang harus menahan diri dari godaan kalkun panggang selama hari Thanksgiving.
Hanya saja, kalkun ini baru jadi hal umum di Thanksgiving sampai tahun 1800-an. Sementara itu di 1857, kalkun sudah menjadi bagian dari menu tradisi makan malam di New England.
Sejak kalkun menjadi makanan populer di hari Thanksgiving, hari perayaan ini juga dikenal sebagai Turkey Day.
Kepopuleran kalkun di hari ucap syukur ini membuat peternakan kalkun jadi untung besar. USDA memperkirakan ada sekitar 269 juta ekor kalkun yang diternakkan pada 2003. Dari jumlah tersebut, seperenamnya ditakdirkan ada di atas piring jamuan.
Tiap tahunnya, konsumsi kalkun terbesar berada jamuan makan malam Thanksgiving (16-20 persen). Sedangkan 30 persen sisanya, kalkun biasanya disantap selama musim liburan Thanksgiving dan Tahun Baru.
Pesta jamuan Thanksgiving pun tak murah. Untuk menyiapkan makan malam lengkap dengan kalkunnya di tahun 2007 bisa menghabiskan biaya sampai sekitar US$41. Di tahun ini diperkirakan mencapai US$49,87. (chs)