Salah satu di antara penggemar baguette yang mengaku merasa kesulitan membawa roti itu lantaran bentuk dan ukurannya adalah para pengendara sepeda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembuat roti bernama Nicolas Le Darz dari bakery Le Darz memanggang roti yang 'ramah' bagi pengendara sepeda. Dia mengubah roti panjang ini menjadi bentuk mirip tapal kuda. Bentuk roti baguette terlipat ini diharapkan bisa menghilangkan adanya remahan roti akibat lipatan atau patahan paksa baguette.
Roti baguette tapal kuda ini dikenal dengan nama baguette du motard (biker baguette).
Le Darz menjual roti ini dengan harga satu Euro dan mempromosikannya lewat halaman Facebook. Dia pun melihat peminat du motard meningkat drastis.
Setiap harinya dia harus memanggang 30 buah baguette du motard. Jumlah ini meningkat di akhir pekan, dan mencapai 50 buah.
Dengan konsep adonan yang sama, dia memperkirakan toko roti lain akan mengikuti jejaknya. Bahkan seorang pembuat roti dari Swiss pun sudah menghubunginya. Pembuat roti Swiss ini bertanya pada Le Darz tentang cara pembuatan baguette du motard tersebut. (vga)