Taman hiburan bernama Space World di Fukuoka, Jepang, membuka arena tersebut pada awal November ini, seperti yang dikutip dari Travel and Leisure pada Selasa (29/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak pengelola berharap, pengunjung dapat asyik meluncur sambil menambah wawasan mengenai kehidupan bawah laut.
Namun, tidak lama setelah pembukaan, berbagai kecamana mulai bermunculan, terutama di media sosial.
“Bermain ice skating sambil memandangi ikan mati adalah hal yang gila,” tulis salah satu netizen di Facebook Space World.
"Bukankah ini bentuk penyiksaan?" tulis netizen lainnya.
Menanggapi kecaman tersebut, Space World pada Minggu (27/11) akhirnya memutuskan untuk menutup arena ice skating sampai waktu yang tak ditentukan.
“Kami secara serius menanggapi opini publik yang berkembang belakangan ini,” tulis Space World melalui keterangan di situs resminya.
“Kami meminta maaf kepada seluruh pihak yang merasa kecewa dengan pembukaan arena ice skating ini,” lanjut pernyataan tersebut.
Sang manajer, Toshimi Takeda, mengaku terkejut dengan kecaman yang diterima pihaknya, padahal saat dibuka banyak pengunjung yang berdatangan.
“Kami membeli ikan yang sudah mati. Sedangkan makhluk laut yang dilindungi, seperti paus dan hiu, digambarkan dalam bentuk foto,” kata sang manajer, Toshimi, seperti yang dikutip dari CNN.
Selama masa penutupan, Space World mengatakan akan melelehkan es untuk mengambil kembali jasad ikan dan makhluk laut yang akan dikuburkan lebih layak. Beberapa jasad juga akan diolah kembali menjadi pupuk tanaman.
(awita ekasari larasati/ard)