Jim meninggal pada Senin (28/11) lalu di rumahnya di pinggiran kota Pitsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat, di usia 98 tahun. Selain Big Mac yang kemudian menjadi ikon budaya, Jim juga menciptakan era menu baru seperti Egg McMuffin dan Filet-O-Fish.
Don tentu saja merasa kehilangan. Selama empat dekade, ia menjadi pelanggan McD dan Big Mac. Biasanya, saban Rabu, pria 63 tahun ini mengambil Big Mac di kulkas, lalu menghangatkannya di microwave. Don boleh dikatakan pemakan Big Mac terbanyak.
Lihat juga:Pencipta 'Big Mac' Meninggal Dunia |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ironisnya, Jim mangkat tepat di hari Don mendapat pemberitahuan dari Guinness World Records bahwa pencapaian rekornya belum final. Pada hari yang sama, Don juga berulang tahun ke-63. Tapi Don mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan soal rekornya.
Don tidak menyarankan orang lain mengikuti pola makannya. “Saya tidak ingin seseorang terkena serangan jantung,” katanya.
Don sendiri terhindar dari serangan jantung—walaupun sering memakan burger berkalori tinggi tersebut—lantaran sering berolahraga. “Saya orang yang sangat aktif,” kata pria jangkung 1,87 meter ini seraya mengaku, “Boleh dikatakan hiperaktif.”
Lihat juga:McDonald's Pamer Menu Baru 'Creme Brulee' |
Don mengaku lebih mencintai Big Mac ketimbang istrinya sendiri, Mary—yang sama sekali tidak suka roti lapis. Penulis buku 22.477 Big Macs (2008) ini pernah tampil di film dokumenter Super Size Me (2004) dan Don Gorske: Mac Daddy (2005).
Don belum pernah bertemu Jim, tapi pernah berbincang via sambungan telepon saat diwawancarai sebuah radio di Chicago pada 2007. “Saya berbicara sebentar dengannya. Ia tertarik dan agaknya ia pria yang menyenangkan,” Don mengenang sang idola.
(vga/vga)