Co General Manager PT Angkasa Pura I Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Putu Puja Supradnyana, ditemui di Posko Terpadu di Keberangkatan Domestik bandara setempat di Kuta, Kabupaten Badung, Minggu (18/12), menjelaskan penerbangan tambahan itu diajukan oleh Garuda Indonesia, AirAsia, Citilink, Sriwijaya Air, Nam Air dan Lion Air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya memprediksi kepadatan penumpang yang bertandang ke Pulau Dewata terjadi mulai 23-24 Desember 2016 dan 1-3 Januari 2017.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pengelola bandara setempat telah melakukan koordinasi dengan maskapai penerbangan dan penanganan penumpang di bandara atau ‘ground handling’, agar dapat memperhatikan waktu pelayanan, mengingat lalu lintas baik penerbangan maupun penumpang akan meningkat.
"Kami juga sudah dan terus memperhatikan kesiapan alat produksi seperti landasan, apron, alat navigasi, kendaraan ambulance dan pemadam kebakaran serta genset," kata Putu Puja.
Dikutip dari situs Tiket.com pada Senin (19/12), harga tiket penerbangan dari Jakarta ke Bali pada 23-24 Desember 2016 dijual mulai dari harga Rp1,4 jutaan sampai Rp1,9 jutaan.
Sedangkan pada 1-3 Januari 2017 dijual mulai dari harga Rp540 ribuan sampai Rp1,4 jutaan.
(ard)