Rute ini pertama kalinya dibuka demi menambah akses wisatawan mancanegara menuju Indonesia. Misal ada tiga pesawat setiap harinya di mana satu pesawat mengangkut 200 orang, maka ada 500 hingga 600 wisman yang masuk ke Bintan dan Batam. Dalam sebulan akan ada 15.000 wisman baru dan setahun ada 180.000 wisman. Rencananya, penerbangan dari Tiongkok akan dikedepankan di 24 kota, tapi kini sedang berjalan di kota ke-19. “Ini adalah perwujudan dari kerjasama Citilink dengan Wanda Hufei Group untuk mengangkut lebih banyak wisman Tiongkok,” ujar Albert Burhan.
Di upacara penyambutan, Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun terlihat sangat antusias dengan kerjasama ini karena akan meningkatkan wisman yang hadir di wilayahnya. Kerjasama antara Citilink dan Wanda Hubei ini sudah melalui penandatangan MoU dengan Kemenpar yang disaksikan oleh Menteri Pariwisata - Arief Yahya dan Mr Mp Yueming - Vice President of Wanda Culture Group di Wanda Plaza Building, Beijing pada awal tahun 2015 lalu.
![]() |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Albert Burhan, CEO Citilink mengungkapkan bahwa Citilink Indonesia serius dalam mengembangkan penerbangan langsung dari Tiongkok-Tanjung Pinang untuk pulang pergi (PP). Penerbangan perdana iini sudah landing pada Minggu kemarin (18/12). Area Manager Citilink Sumatera-Kalimantan Raden Hendra Jayasubakti juga mengatakan bahwa di tanggal yang sama, rencananya akan dibuka rute penerbangan dari Tanjungpinang menuju sejumlah kota di Tiongkok PP sebanyak tiga kali sehari dengan target meningkatkan kunjungan wisatawan.
"Untuk tahap awal ada sembilan kota di Tiongkok yang akan dilayani Citilink. Secara bertahap akan menjadi 19 kota. Kami akan angkut wisman tersebut secara bergantian sebanyak tiga kali sehari dengan Airbus A-320/200 berkapasitas 165-180 penumpang. Ini untuk pariwisata Indonesia,” tukasnya.
Rute ke Tiongkok akan dilayani dari Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, lalu singgah di Bandara Internasional Hang Nadim Batam untuk isi bahan bakar, kemudian terbang ke kota tujuan. Untuk memastikan banyak turis yang datang, pihak Provinsi Kepri juga sudah menjalin kerjasama dengan asosiasi tour and travel di Tiongkok. "Tujuannya memang meningkatkan kunjungan wisatawan di Kepri khususnya Pulau Bintan meliputi Tanjungpinang, dan Kabupaten Bintan. Ini bagian dari dukungan kami untuk pemerintah," ucapnya.

