Tidak diketahui apakah sang politisi, Tung Hsiang, dapat melihat pertunjukkan itu dari alam baka. Tapi, warga dapat menyaksikan dengan jelas bagaimana centilnya puluhan pole dancer itu saat meliukkan badannya di atas mobil jip berwarna-warni dengan musik yang memekakkan telinga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluarga Tung mengatakan kalau almarhum merupakan sosok yang suka bersenang-senang dan berkepribadian flamboyan, sehingga mereka ingin menggelar upacara pemakaman seheboh ini untuk mengenangnya.
“Dua hari sebelum meninggal, ia juga mengatakan kepada kami, kalau upacara pemakaman seperti ini sudah menjadi impiannya,” kata sang adik laki-laki, Tung Mao-hsiung, seperti yang dikutip dari CTS.
Pemakaman heboh bukan menjadi hal baru di Taiwan. Keberadaan penari seksi tak hanya bisa ditampilkan dalam upacara pemakaman, namun juga di upacara keagamaan lainnya, dengan maksud menggabungkan unsur spiritual dan keduniawian. (ard)