Dikutip dari Antara pada Kamis (12/1), potensi wisata halal di Sumbar akan dipromosikan dalam bursa wisata tahunan di Oslo, Norwegia, Reiselivsmessen 2017, yang diselenggarakan pada 13-15 Januari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 72 persen penduduk Norwegia merupakan umat Kristiani. Namun, Islam menjadi agama non-Kristen yang terbesar di sana, dengan 2,4 persen penduduknya merupakan umat Muslim.
Hingga 2013, tercatat ada sebanyak 220 ribu penduduk Norwegia yang memeluk agama Islam.
"Selagi masih hangat-hangatnya memperoleh penghargaan World Halal Tourism Awards 2016, kita melihat pentingnya memperkuat upaya promosi Provinsi Sumatera Barat,” kata Yuwono.
Selama tiga hari, ada 400 pelaku industri wisata dari seluruh 120 negara yang akan berpameran di Reiselivsmessen. Diperkirakan, sekitar 45 ribuan pengunjung akan datang.
Penduduk Norwegia disebut gemar berwisata. Dalam setahun, waktu rata-rata untuk berlibur adalah 30 hari. Mereka pun mendapatkan tunjangan berlibur tiap tahun.
Setelah sampai di daerah wisata, mereka juga tak ragu untuk membelanjakan uangnya dalam jumlah besar.
Diharapkan dalam pameran ini, pengunjung sudah memiliki pilihan untuk berwisata selama musim panas (Juni-Agustus) dan musim dingin (November-Desember). (ard)