Dikutip dari Travel and Leisure pada Minggu (15/1), pemerintah Jepang mengatakan kalau sebanyak 91,4 persen terumbu karang di perairannya sudah rusak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil penelitian Badan Penyelamatan Terumbu Karang Australia, terumbu karang di sana sudah rusak sebanyak 93 persen.
Saat ini, penelitian sudah dilakukan di sebanyak 35 titik terumbu karang di Sekiseishoko. Usaha penyelamatan itu sudah dilakukan sejak November 2016.
Hingga saat ini, usaha penyelamatan terumbu karang masih sebatas dilakukan pemerintah, yang baru bergerak jika sudah ditemukan terumbu karang yang rusak diperairannya.
Namun, wisatawan juga bisa ikut membantu melestarikan terumbu karang, dengan cara tidak membuang sampah serta mengikuti aturan dasar saat melakukan kegiatan di perairan. (ard)