Melansir AFP, lembaga US Fish and Wildlife Service (FWS) mengatakan tindakan ini diperlukan untuk kembali menyeimbangkan keberadaan lebah rusty-patched dan menyelamatkannya dari kepunahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peraturan final yang menyebutkan lebah tersebut masuk dalam spesies terancam selesai pada 11 Januari sebagai peraturan federal dan akan berlaku pada 10 Februari mendatang.
Para ahli mengatakan lebah tersebut penting ada di ekosistem karena berperan dalam penyerbukan tumbuhan komoditas ekonomi seperti tomat, cranberry, dan cabai di kawasan tengah dan utara Amerika Serikat serta sebagian Kanada.
Penurunan jumlah lebah ini dapat dipengaruhi berbagai faktor seperti lenyapnya habitat, penyakit dan parasit, penggunaan pestisida, perubahan iklim, serta jumlah populasi yang menyusut drastis.
Lembaga FWS mengatakan status terancam punah lebah tersebut menandakan bahwa baik sebagian maupun keseluruhan spesies memiliki status darurat yang sama.
"Prioritas utama kami adalah bertindak cepat untuk mencegah kepunahan dari lebah rusty-patched," kata direktur regional wilayah tengah, Tom Melius.
"Menempatkan lebah tersebut sebagai terancam punah akan membantu kami menggerakkan semua pihak dan memfokuskan sumber daya untuk menemukan cara menghentikan penurunan saat ini juga,"
Akhir tahun lalu, tujuh tipe lebah ditemukan di Hawaii dan menjadi yang pertama digolongkan sebagai daftar spesies terancam punah dan langka Amerika Serikat.
Para ahli satwa liar mengatakan lebah tersebut terancam kehidupannya karena kehilangan habitat di Hawaii, selain faktor-faktor lainnya. (end)