Melansir Independent, menurut Genetic Science Centre di University of Utah, berlebihan dalam mencuci rambut dapat merusak mikrobioma manusia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian itu menyimpulkan bahwa terlalu sering mencuci rambut dengan sampo dapat mengganggu keragaman organisme mikro pada manusia.
Meski demikian, studi ini belum mengetahui seberapa sering seharusnya orang bersampo.
Selain itu, mengutip Allure, pemakaian sampo berlebihan dapat menyebabkan kerusakan rambut. Mencuci rambut secara terus menerus bahkan dapat menyebabkan kulit kepala mengelupas yang mengakibatkan peradangan yang kronis.
Menggunakan sampo yang tidak merata dari kulit kepala hingga ujung juga memicu kerusakan rambut.
Sampo juga dapat mengakibatkan bakteri jahat berkembang apalagi jika bercampur dengan keringat. Bakteri itu menimbulkan peradangan, gatal, dan nyeri.
Ahli dermatologi New York, Debra Jaliman, menyarankan untuk membersihkan rambut tidak dengan berlebihan dan tak menggunakan shampo yang memiliki derajat keasaman (pH).
Jika memang harus mencuci rambut setiap hari atau memiliki kulit kepala yang sensitif, Jaliman merekomendasikan untuk menggunakan sampo bayi yang lembut.
Dia merekomendasikan sampo yang mengandung gliserin dan ekstrak alpukat untuk membantu memperkuat kulit kepala.
(end/les)