Tampilan berbeda Agus itu karena jaket bomber dan kaus oblong yang dia kenakan, alih-alih kaus berkerah yang biasa jadi 'seragam' paslon nomor urut satu itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jaket tipe MA-1 ini juga yang terkenal saat dikenakan Presiden Jokowi pada Sabtu (5/11) lalu ketika memberikan keterangan menanggapi aksi 4 November 2016.
Entah apa alasan khusus dari Agus memilih jaket bomber sebagai pembeda dibanding penampilan dia sebelumnya. Agus selama ini identik dengan kaus lengan panjang berkerah yang berkesan maskulin.
Penampilan Agus pada debat cagub pertama dengan kaus berkerah. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Kesan kasual tersebut semakin dipertegas dengan pemilihan jaket bomber, yang dalam perkembangan dunia mode dikenal sebagai salah satu ikon budaya pop di era 80-an.
Meski ingin terlihat lebih santai dan 'gaul', Agus tetap tak ingin kehilangan citra maskulin yang biasanya melekat dari sosok militer. Ini terlihat dari terpilihnya jaket bomber yang identik dengan militer, dibanding memilih jenis jaket lainnya.
Penampilan Agus pun dinilai terlihat cukup santai, dengan tetap pada ciri khasnya yaitu menggulung lengan hingga siku.
Akan tetapi, potongan jaket di bagian pundak Agus yang lebih lebar dibanding ukuran sebenarnya membuat putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono itu tampak lebih gemuk dibanding sebelumnya. Padahal, sebelumnya Agus kerap dipuji karena postur tubuhnya yang tegap.
Penampilan Agus saat debat cagub ke-dua mengenakan jaket bomber dan kaus hitam bertuliskan #1. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Penampilan Agus pada debat cagub pertama dengan kaus berkerah. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Penampilan Agus saat debat cagub ke-dua mengenakan jaket bomber dan kaus hitam bertuliskan #1. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)