Melansir Antara, menurut Agus Yudantara, humas TNGC, peningkatan jumlah wisatawan tersebut terjadi karena kegiatan pendakian gunung tertinggi di Jawa Barat tersebut.
"Kegiatan pendakian jadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang datang ke TNGC," kata Agus. "Pengunjung mengalami kenaikan, kami mencatat kurang lebih ada 400 ribu wisatawan yang telah berkunjung."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Embun Beku Pikat Banyak Wisatawan di China |
Balong Cigugur merupakan tempat wisata yang dikenal sebagai habitat ikan langka bernama ikan Dewa atau Labaebarbus dournensis. Menurut kepercayaan setempat, ikan ini tidak boleh diganggu apalagi dipancing.
Selain itu, di Balong Cigugur, banyak wisatawan datang untuk menikmati terapi ikan selain dari ikan dewa juga dari ikan nilem atau Osteochilus hasseltii.
Sedangkan Telaga Remis merupakan sebuah danau seluas 3,25 hektar yang masih dikelilingi hutan alami. Selain danau yang menyajikan pemandangan alam indah, ada beberapa wahana permainan air yang menarik minat wisatawan.
"Wisatawan datang dari berbagai daerah, dari sekitar Kuningan dan Majalengka juga banyak," kata Agus.
Gunung Ciremai jadi satu dari beberapa gunung yang kerap menjadi sasaran wisatawan untuk didaki atau tempat wisata. Selain gunung tersebut, ada Gunung Papandayan di Garut, Gunung Gede-Pangrango, dan Gunung Tangkuban Parahu di Bandung.
Beberapa gunung menjadi favorit pendakian seperti Gunung Papandayan dan Gunung Gede-Pangrango. Gunung Papandayan menjadi favorit terutama bagi mereka para pendaki pemula.
Sedangkan bagi wisatawan keluarga, Gunung Tangkuban Parahu menjadi lokasi favorit bila ingin melihat kawah gunung lebih dekat bersama dengan kisah Sangkuriang yang melegenda.
(les)