Melansir Metro.co.uk, rumah tersebut dibangun oleh sebuah perusahaan arsitek Tav Group di lereng bukit desa Ein Hood, Israel.
'Rumah ganja' itu disebut sebagai rumah pertama dengan menggunakan mariyuana sebagai bahan utama.
Lihat juga:Sering Telanjang Bikin Lebih Bahagia |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketebalan tersebut diyakini mampu melindungi penghuni dari cuaca ekstrem seperti panas terik dan dingin ketika malam akibat pengaruh iklim Mediterania.
Lihat juga:Israel Buka Keran Ekspor Ganja Medis |
Sebagai pelengkap kesan ramah lingkungan, arsitek membuat sistem pengolahan limbah kotoran manusia penghuni dapat digunakan sebagai kompos.
[Gambas:Instagram]
[Gambas:Instagram]
Selain menggunakan serat tanaman ganja, bangunan ini juga memanfaatkan sumber daya dari bukit lokasi rumah itu berdiri. Seperti batu dari bukit dibuat menjadi lantai dan pagar.
Bukan cuma material bangunan, interior juga dipilih ramah lingkungan dan menyesuaikan dengan kawasan Mediterania.
[Gambas:Instagram]
Rumah ini memiliki gaya desain Mediterania yang kental dengan warna hangat seperti cokelat dan krem.
Penataan ruang dan perabotan di dalam rumah juga ikut diperhatikan. Pihak arsitek membuat sebuah ruang lega di tengah rumah untuk berkumpul.
Pintu dan jendela memiliki ukuran yang besar untuk menjaga sirkulasi udara dan membiarkan cahaya masuk guna mengurangi penggunaan listrik.
(end/ard)