Pemerintah Korsel Diuntungkan Potensi 'Surga Permak Wajah'

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Minggu, 12/02/2017 15:52 WIB
Ratusan ribu wisatawan datang untuk melakukan prosedur bedah plastik di Korea Selatan. Pemerintah pun mengawasi munculnya praktik ilegal. Ilustrasi. (Thinkstock/Dmitry Bairachnyi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tak sedikit para wisatawan yang beralasan mengunjungi Korea Selatan (Korsel) untuk menyusuri destinasi yang ada di dalam serial drama Korea atau tempat artis K-Pop berada. Namun, selain itu, wisata belanja juga masih digemari.

Seperti yang diketahui, Korsel memang cukup terkenal sebagai salah satu negara yang memiliki pusat perbelanjaan murah, terutama untuk produk kecantikan.

"Berdasarkan survei kami, kegiatan favorit wisatawan meliputi wisata belanja, kuliner, sejarah dan panorama keindahan alam,” kata Director Tourism Business Division Korean Tourism Organization, Je Seong Oh, saat ditemui pada beberapa bulan yang lalu.


Beberapa lokasi berbelanja yang populer di Korea Selatan yakni seperti Myeong-Dong, Dongdaemun, Insa-Dong, serta Namdaemun.

Bagi kaum hawa, Myeong-Dong merupakan salah satu destinasi wajib yang tak boleh dilewatkan. Di sana, banyak tempat yang menawarkan produk kecantikan dan fesyen.

Murahnya harga dan produk gratis yang ditawarkan pun menjadi daya tarik tersendiri. Di sekitarnya turut berderet pedangan kaki lima dan tempat makan khas Korsel untuk memanjakan perut selama berkeliling.

Bila Myeong-Dong unggul sebagai surganya belanja para pecinta kosmetik, kawasan Dongdaemun menjadi idaman para pecinta fesyen. Dapat dikatakan, kawasan ini sebagai 'Tanah Abang'-nya kota Seoul.

Dongdaemun sendiri, menjadi pilihan untuk melanjutkan pencarian para pecinta belanja. Meski terkenal dengan ragam produk fesyen, kawasan ini tetap terdapat ragam produk lain seperti oleh-oleh khas tradisional. Bila mayoritas kawasan belanja lainnya akan tutup pukul 10 malam, Dongdaemun justru baru dibuka dan ramai menjelang tengah malam hingga pagi hari, sedari pukul 11 malam sampai empat pagi.

Sama halnya dengan Dongdaemun, kawasan Insa-Dong juga menawarkan produk yang sama. Kawasan yang terletak di distrik Jongno-gu, Seoul itu, juga dikenal sebagai kawasan yang kental akan percampuran budaya tradisional serta modern di Seoul. Tak hanya toko oleh-oleh, di kawasan ini pun banyak ditemukan kedai teh tradisional khas Korsel.

Selain di kawasan Insa-dong, aneka barang-barang unik khas Korea Selatan pun dapat ditemui di kawasan Namdaemun. Di sana, pasar tradisionalnya dikenal sebagai yang terbesar di Korea Selatan. Pasar yang dibuka sejak 1964 itu berada di jantung kota Seoul dan buka mulai pukul 11 malam hingga tiga pagi.

Wisata Medis

Selain memburu produk-produk kecantikan, pemerintah Seoul menyampaikan bahwa banyaknya wisatawan yang datang turut tertarik dengan operasi plastik dalam program K-Beauty.

"Jumlah wisatawan yang melakukannya [operasi plastik], dari menjalani pemeriksaan sampai prosedur operasi, mulai mengalami peningkatan,” kata Seong Oh.

Menurut dia, berdasarkan data pada 2015, wisatawan yang mengunjungi rumah sakit di Korsel untuk operasi plastik berjumlah sekitar 40 ribu orang. Sementara itu, jumlah wisatawan yang berkunjung untuk melakukan pemeriksaan dan proses penyembuhan berjumlah sekitar 297 ribu orang. Jumlah wisatawan yang terus meningkat itu, membuat pemerintah mengantisipasi adanya praktik ilegal.

“Ada sekitar 64 pusat kesehatan yang bekerja sama dengan pemerintah demi kenyamanan wisatawan yang ingin melakukan kegiatan itu,” katanya.

Seong Oh turut mengungkapkan, pemerintah juga menyediakan akses informasi terkait wisata medis dalam enam bahasa yakni Inggris, Arab, Rusia, Jepang, Cina, dan Korea) melalui telepon (+82) 1577-7129 atau situs www.medicaltourseoul.com.
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK