Oleh karena itu, wajar jika hari Valentine di Prancis dirayakan dengan lebih sensual. Termasuk urusan makanan.
Tahun ini, Prancis menawarkan menu spesial berupa tiram, yang memang dikenal sebagai afrodisiak, atau makanan pembangkit gairah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang nelayan, Christophe Guinaut, menyebut tiram hati tersebut awalnya merupakan hadiah Valentine dari istrinya.
“Suatu hari, istri saya memberi hadiah berupa tiram berbentuk hati. Saya sangat tersentuh,” ujarnya.
Dari situ, gagasan mengembangkan tiram berbentuk hati pun muncul.
“Tiram tersebut awalnya terbentuk alami, lalu saya berpikir mengembangbiakkan tiram dengan bentuk serupa,” paparnya.
Di tambak miliknya, Guinart of Port-Leucate di Languedoc, Guinaut mencoba berbagai teknik untuk menciptakan moluska romantis tersebut.
“Tapi teknik itu rahasia,” kata dia.
Kini, Guinaut merupakan penyalur utama tiram berbentuk hati bagi restoran eksklusif di Eropa, termasuk restoran bintang tiga Michelin, Can Roca, di Spanyol.
Kendati tiramnya terbilang langka, Guinaut mengaku menjualnya dengan harga standar.
“Saya bukan mengejar uang, ini adalah tentang cinta,” sebutnya.
“Ini adalah soal romantisme. Saya ingin berpikir, mereka yang memesan tiram itu punya rasa cinta yang sama seperti ketika saya menerima hadiah itu dari istri saya, sepuluh tahun lalu.”
(les)