Dilansir dari Travelers Today pada Selasa (14/2), maskapai penerbangan dari Rusia juga bakal kembali membuka rute penerbangannya ke Mesir mulai 23 Februari mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Rusia, banyak juga wisatawan asal Denmark, Swedia, Norwegia dan Finlandia yang menyumbang jumlah kunjungan wisatawan ke Mesir.
Badan Pariwisata Mesir yang diketuai oleh Mohamed al-Hassanein tentu saja merasa lega atas pencabutan larangan perjalanan tersebut.
Penetapan larangan perjalanan itu tentu saja melumpuhkan sektor industri pariwisata selama dua tahun terakhir, yang menjadi salah satu penopang perekonomian Mesir.
Selain negara dan penduduk, objek wisata bersejarah di sana juga terkena dampaknya, karena kekurangan biaya untuk pemeliharaan. (ard)