Selain minuman, mesin penjual otomatis di Jepang menjual sup jagung dalam kaleng. Kini Jepang juga punya mesin penjual yang menghadirkan sup ikan terbang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan itu lebih memilih memasarkan produknya melalui mesin penjual otomatis, ketimbang menyetoknya di supermarket atau restoran.
Kemasan sup itu menyerupai kemasan botol minuman lainnya seperti teh dan kola. Namun, sup ikan terbang ini tak bisa langsung diminum seperti minuman lainnya.
Sup ikan terbang ini sebenarnya adalah sup dashi atau kaldu. Sup dashi merupakan bahan makanan yang sangat diperlukan dalam masakan Jepang.
Dashi dapat memberikan citarasa khas jepang untuk miso sup, mi, hingga makanan yang dipanggang. Dashi dapat terbuat dari rumput laut, ikan sarde, jamur shittake, dan ikan terbang.
Agar tak diminum oleh orang-orang, khususnya yang tak bisa membaca tulisan Jepang, mesin itu memberikan pengingat dalam bahasa Inggris.
"Jangan diminum. Ini merupakan mesin penjual dashi," begitu tulisan yang tertera di mesin tersebut.
Mesin penjual dashi ikan terbang ini dapat dijumpai di berbagai lokasi di Jepang, seperti Tokyo, Osaka, Kyoto, dan Hiroshima. Setiap botol sup ikan terbang dijual seharga 700 yen atau sekitar Rp82 ribu.
Mesin itu menjual dua jenis dashi. Pertama, dashi reguler dengan rumput laut dan ikan terbang. Kedua, dashi premium dengan tambahan makarel. (chs/chs)