Dilansir dari Antara pada Selasa (28/2), Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi, juga menyatakan kalau pihaknya sudah berkoordinasi dengan pejabat terkait mengenai hal tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak ada agenda khusus selama berada di sana. Rombongan berjumlah 1.500 orang, yang juga terdiri dari 10 menteri dan 25 pangeran itu, akan menikmati keindahan Pulau Dewata dari kawasan mewah Nusa Dua.
Sejumlah pengamanan ketat akan diberlakukan. Bahkan di Bali, media tak diizinkan untuk melakukan peliputan.
Selama berada di Jakarta, Bogor dan Bali, Raja Salman dan rombongan akan dikawal oleh Polisi dan TNI. Sebanyak 10.000 personel gabungan akan disiagakan, seperti yang dikatakan oleh Kapolri Jenderal Polisi M. Tito Karnavian.
“Pengamanan tersebut untuk mewaspadai aksi dari kelompok teror. Kami akan bergerak secara tersamar,” kata Tito.
“Pengamanan selama di Bali akan jauh lebih ketat, karena mereka akan menghabiskan waktu lebih lama di sana,” lanjutnya.
(ard)