Salah satu iklan menampilkan wanita duduk di bangku menggunakan jaket bulu dan stocking jala dengan posisi yang tidak senonoh. Di bagian tengah paha model, terdapat tulisan "Sexiste." Sedangkan iklan yang lainnya menampilkan seorang model menggunakan triko dan stilettos roda dengan posisi yang membungkuk di sebuah bangku bar.
Iklan ini menimbulkan kehebohan di media sosial dan para netizen pun meminta YSL untuk menarik iklan tersebut. Protes warga internet ini menarik perhatian Autorite de Regulation Professionnelle de la Publicite (ARPP), badan pengawas iklan Perancis, yang kemudian memerintahkan rumah mode ini mengganti kedua iklan tersebut.
“Kami meminta YSL dan para pemajang iklan untuk mengganti visual-visual ini secepatnya,” ujar Stephane Martin, ketua ARPP, kepada Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang menjadi keprihatinan lainnya adalah model yang tampil di iklan ini sangatlah kurus. Ini memberi dampak buruk pada kalangan remaja putri yang sangat memperhatikan penampilan.
Pihak YSL, yang kini berada dalam naungan grup Kering, tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.
Tim penilai etika iklan, grup yang masih berkaitan dengan ARPP dan berdiri secara independen dari industri periklanan, akan melaporkan keluhan mereka Jumat ini. Komite etika dapat meminta YSL untuk menarik iklan jika keluhan ini memang ada dasarnya. (sys)