Tur sepeda itu merupakan bagian dari kegiatan olahraga Wakayama Tour, yang diikuti oleh ribuan peserta. Seluruh peserta diwajibkan untuk menuntaskan rute bersepeda selama 60 kilometer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadiran rombongan Wonderful Indonesia tentu saja mencuri perhatian peserta yang hadir.
"Kami sedang mempromosikan pariwisata Wonderful Indonesia di Jepang. Kami juga sedang kampanye investasi dan perdagangan di Jepang, salah satunya melalui olahraga sepeda," kata Saleh Husin, seperti yang dilansir dari keterangan resmi Kementerian Pariwisata pada Senin (27/3).
Saleh dan Rahmat berharap, tur sepeda ini berhasil membuat peserta tertarik untuk mencari tahu mengenai Indonesia.
“Jika investasi jalan, secara otomatis akan ada banyak aktivitas antara Jepang dan Indonesia yang mendorong pariwisata. Perdagangan, pariwisata, dan investasi, itu tiga hal yang saling terkait,” kata Husin.
"Pendekatan dengan para pelaku usaha di Jepang melalui olahraga merupakan langkah sangat tepat karena acaranya lebih santai dan bersahabat. Bahkan kita mendapat dua manfaat sekaligus yaitu promosi wisata Indonesia dan dapat menarik investasi Jepang ke Indonesia," lanjutnya.
Senada dengan Saleh, Rachmat mengatakan para peserta dan pebisnis mengikuti acara dengan antusias dan penuh suasana kebersamaan.
"Semoga tahun depan semakin meriah karena 2018 merupakan perayaan 60 tahun persahabatan Indonesia-Jepang," kata Rachmat.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan terima kasih atas inisiatif mempromosikan Wonderful Indonesia di Jepang.
"Inilah yang disebut Indonesia Incorporated. Saling support untuk membangun Indonesian menjadi lebih baik," kata Arief.
Jepang, kata Arief, adalah lima besar negara yang banyak menyumbang kunjungan wisatawan mancanegara ke Tanah Air.
“Jarak Jepang dan Indonesia tidak terlalu jauh, hanya 7 jam perjalanan. Jepang juga punya sejarah kuat dengan Indonesia, itu semua menjadi faktor penguat potensi wisman dari Jepang," pungkas Arief.
(ard)