Kekecewaan Luhut ini lantaran Menteri Pariwisata Arief Yahya tidak hadir dalam rapat koordinasi pertama terkait penyelenggaran Sail Sabang 2017.
"Bubarkan saja, kalau mau kerja, kerja yang benar," kata Luhut di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Rabu (29/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini yang ke delapan, acara akan dilaksanakan November, waktu tinggal tujuh bulan lagi, harusnya persiapannya bisa lebih baik, saya mohon kita kerja jangan main-main," kata Luhut.
"Gelaran sudah mulai masih ada perbaikan jalan, jangan sampai terjadi lagi. Kampungan, Presiden tidak pantas datang ke acara seperti itu," kata Luhut.
Presiden akan Hadir
Pelaksanaan kali ini akan berlangsung di Sabang, Aceh. Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan di empat lokasi, yaitu Teluk Sabang, Sabang Fair, Gapang Resort, dan juga KM 0 (nol).
Acara puncak gelaran Sail Sabang yang dihadiri langsung oleh Presiden sendiri rencananya akan berlangsung di Pasiran, Teluk Sabang.
Pada acara puncak akan ditampilkan sejumlah kegiatan macama tarian kolosal Laksamana Malahayatu, dan Tall Ship Parade dengan melayarkan KRI Bima Suci dari Spanyol.
Kegiatan lainnya yang akan digelar antara lain adalah Jambore Iptek International Free Diving Competion, Sabang Underwater Contest, Sabang Carnival, Kapal Pemuda Nusantara. Selain itu, ada pula Aceh Culinary and Coffee Festival, Sabang Wonderful Expo and Marine Expo, Sales Mission Cruise Operator and Yacht, dan seminar Wisata Bahari. (asa)