Pada 2017, mempelai wanita justru lebih senang dengan gaun pengantin yang sederhana. Perancang busana, Hian Tjen menyebut, dari mode yang sederhana itu justru akan memunculkan nilai elegan bagi para mempelai wanita.
Bukan lagi bermain pada bentuk gaun yang berlebihan, akan tetapi para wanita lebih senang memainkannya dari jenis bahan pakaian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut juga terpengaruh dari perkembangan tren melalui sosial media seperti instagram. Mereka lebih mengikuti kesederhanaan gaun pengantin dari negara Barat.
"Sebagian orang melihat fashion dari Barat, perkembangannya seperti apa. Kadang mereka sendiri yang datang dengan membawa model gaun pengantin untuk dibuat oleh perancangnya," tuturnya.
Bunga Bunga Nusantara
Hian Tjen menjadi salah satu desainer yang akan memamerkan karyanya dalam Premium Weddingku Exhibition 2017. Meski hanya menampilkan satu busana pernikahan, Hian Tjen tidak keluar dari tema besar dalam pameran tersebut.
Gaun pengantin berwarna putih dengan coating berupa benang menjadi hiasannya. Berdasarkan pada tema Bunga Bunga Nusantara tersebut, Hian Tjen membuat gambar bunga lewat benang di tubuh gaun putih tersebut.
"Saya mau ngembangin dari culture sendiri dan selebihnya memang kreasi sendiri," ucapnya.
Gaun pengantin miliknya itu akan ditampilkan pada 7 April mendatang di Pacific Place, Jakarta. (rah)