Kepala Bidang Pameran Asdep Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar Ricky Fauzi menerima penghargaan yang diserahkan oleh Presiden Marine Art Center Itsumi Tateishi, Minggu (9/4/2017).
“Booth Indonesia yang diisi oleh 10 operator diving dari Indonesia layak mendapatkan special prize dengan predikat sebagai yang terbaik karena tidak saja desain booth-nya yang artistik, tetapi juga menarik dengan ikon unggulan kapal pinisi,” kata Itsumi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di antaranya presentasi spot diving oleh Ketua Bidang Wisata Bawah Laut Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Cipto Aji Gunawan, produk-produk yang dijual oleh operator diving, dan testimoni para divers yang pernah menikmati keindahan bawah laut Indonesia.
“Selain itu, di booth Wonderful Indonesia juga memanjakan para pengunjung dengan acara kesenian sambil menikmati kopi dan camilan khas Indonesia. Ini menjadi daya tarik tersendiri,” ujar Ricky.
Kemenpar turut memperkenalkan potensi wisata bahari Tanah Air di pameran ini, khususnya wisata selam yang segmentasinya masuk ke dalam kategori niche market. Hal ini dilakukan agar target kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2017 bisa mencapai 15 juta orang.
Keindahan alam bawah laut Indonesia memang terkenal di kalangan divers. Faktanya, Indonesia menyumbang 18% dari luas total terumbu karang dunia. Indonesia juga memiliki lebih dari 55 destinasi diving dan lebih dari 1.500 dive spots yang tersebar dari Pulau Weh, Aceh hingga Cendrawasih Bay, Papua.
"Dunia mengakui Indonesia memiliki beberapa diving spot terbaik dunia, kita juga harus juara dunia, kita harus banyak terus mendapatkan penghargaan-penghargaan berkelas dunia di berbagai acara alam bawah laut karena memang alam bawah laut kita yang terbaik,” ucap Menteri Pariwisata Arief Yahya.