Kantor berita Antara melaporkan, panitia prosesi Semana Santa menyebut peziarah yang berdatangan melebihi jumlah tahun-tahun sebelumnya. Menurut data, ada sekitar 5.500 peziarah yang mendaftarkan diri dan datang ke Kota Reinha Rosari.
“Sampai dengan Jumat pagi ini ada sekitar 5.500 peziarah yang sudah mendaftar setelah semalam ada kapal feri dari Kupang yang membawa 500 peserta ziarah,” kata Ketua Panitia Prosesi Semana Santa Larantuka, Dion Fernandez di Larantuka, Kamis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, mereka yang telah mendaftar berasal dari luar provinsi NTT, seperti Sulawesi, DKI Jakarta, Yogyakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
“Tahun ini terbilang cukup banyak jika dibandingkan pada tahun sebelumnya yang hanya mencapai 2.000 ribuan peziarah,” kata Dion menambahkan.
Prosesi Jumat Agung di Larantuka memang menjadi daya tarik tersendiri setiap tahun menjelang Paskah, baik bagi peziarah maupun wisatawan. Prosesi itu dimulai jalan salib bersama di gereja-gereja, lalu mengarak patung Yesus tersalib.
Patung itu sendiri dikeluarkan dari dalam Kapela Tuan Meninu di Kota Rewido, Kelurahan Sarotari Tengah dan diarak menuju Pelabuhan Kure di depan Kapela Tuan Ma (Kapela Patung Bunda Maria) dan Tuan Ana (Patung Tuhan Yesus).
Lihat juga:Pekan Suci Jelang Paskah di Spanyol |
Lebih lanjut ia mengatakan, pada malam hari biasanya peziarah berkumpul di depan gereja Katedral. Dari titik itulah prosesi Sesta Vera atau prosesi Jumat Agung dimulai dan terus ‘bergemuruh’ di sepanjang jalan yang mencapai dua kilometer.
Foto: ANTARA FOTO/Kornelis KahaRibuan peziarah yang mengunjungi Larantuka untuk Jumat Agung. |
Foto: ANTARA FOTO/Kornelis Kaha