Data tersebut menunjukkan kalau sebanyak 73 persen pencarian wisatawan Negara Tirai Bambu dalam situs TripAdvisor masih seputar Pulau Dewata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, pelaku usaha pariwisata di sana harus semakin kreatif dalam mengembangkan usahanya.
Tak hanya dari pencarian di TripAdvisor, dijelaskan Yuniartha, ketertarikan tersebut juga diketahui dari jumlah kunjungan wisatawan China yang menduduki posisi tiga besar jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali selama 2016.
Badan Pusat Statistik Provinsi Bali merilis data bahwa sepanjang 2016, jumlah kunjungan wisatawan China menduduki posisi kedua setelah wisatawan Australia, dengan jumlah kunjungan mencapai 990 ribu orang.
Wisatawan China juga berkontribusi sebesar 20 persen dari total keseluruhan kunjungan wisman ke Bali sebanyak 4,9 juta orang.
Sedangkan selama Januari-Februari 2017, jumlah kunjungan wisatawan China ke Bali sempat menduduki posisi pertama, dengan jumlah kunjungan mencapai 295 ribu orang, atau 32 persen dari total keseluruhan kunjungan wisman yang mencapai 914 ribu orang.
(ard)