Tahun lalu, kota yang dikelilingi oleh bangunan bebatuan berona merah muda itu telah dikunjungi oleh 464 ribuan wisatawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Travel and Leisure pada Selasa (2/5), kawasan itu ialah Mada'in Saleh di Arab Saudi.
Yang semakin menarik, belum banyak wisatawan yang datang ke kawasan ini.
Jadi, urusan berfoto dan menjelajah bisa lebih tenang.
Mada'in Saleh memiliki makna ‘Kota yang Saleh’. Terletak di area Madinah, objek wisata ini baru diresmikan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO pada 2008.
“Bangunan ini menyimpan sejarah yang luar biasa, sehingga perlu dilestarikan,” tulis UNESCO dalam keterangan resminya.
Sama seperti Petra, Mada'in Saleh juga merupakan peninggalan dari Kerajaan Nabatean yang sempat berkuasa dahulu kala.
Salah satu bangunan yang masih tersisa di Mada'in Saleh. (Thinkstock/Amheruko) |
Bebatuan yang dipahat menjadi bangunan dipengaruhi oleh gaya arsitektur Mesir, sehingga terkesan megah dan sakral.
Untuk bisa sampai ke Mada'in Saleh, wisatawan bisa mendarat di Madinah lalu melanjutkan perjalanan darat selama empat jam.
(ard)
Salah satu bangunan yang masih tersisa di Mada'in Saleh. (Thinkstock/Amheruko)