Dalam program tersebut, warga bisa menyewa sepeda untuk berkeliling kota, lalu mengembalikannya di sebanyak puluhan halte otomatis yang tersebar di penjuru kota.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setiap harinya, ada sekitar 1 juta kendaraan yang melintas di jalanan Beirut.
Setiap hari pula, warga harus mengalami kemacetan dan mengirup udara yang tercemar dari asap kendaraan bermotor.
Selain di Beirut, program sewa sepeda juga akan diterapkan di Byblos, Tripoli, Batroun, Sidon dan Tyre.
Warga yang ingin menyewa sepeda hanya harus membayar tarif sekitar Rp39.000 untuk pemakaian selama satu jam.
Warga yang berlangganan bulanan akan mendapatkan tarif lebih murah.
Sebelum di Libanon, program berbagi sepeda juga telah dilakukan di Paris dan London.
(ard)