Laporan dari Bratislava

Warga Bratislava Penasaran Kuliner Indonesia

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Sabtu, 06/05/2017 06:01 WIB
Warga Bratislava Penasaran Kuliner Indonesia Meski di sana banyak restoran Asia, hanya ada satu restoran makanan Indonesia dan itu masih tergolong baru. (Foto: CNN Indonesia/Christina Andhika Setyanti)
Bratislava, CNN Indonesia -- Kekayaan kuliner Indonesia ternyata masih belum banyak dikenal warga dunia. Beberapa makanan seperti rendang, sate, dan sambal mungkin sudah banyak dikenal. Namun tidak demikian dengan yang lainnya.

Warga Bratislava, Slovakia bisa dibilang termasuk di dalamnya. Dalam kota di negara pecahan Cekoslovakia ini mereka belum banyak mengenal makanan Indonesia. Sampai saat ini restoran makanan Indonesia pun hanya ada satu di seluruh Bratislava, itu pun terbilang baru.

"Mereka belum tahu bagaimana kayanya kuliner Indonesia. Di antara sekian banyak restoran Asia di sini, jarang ada yang masakan Indonesia asli," kata Fitri Riyanti, kuasa Ad Interim KBRI Bratislava saat food tasting Indonesia Food Tour di Sasazu restaurant, Bratislava, Slovakia, Kamis (4/5).


"Informasi soal makanan Indonesia juga masih sangat sedikit. Namun dengan bantuan berbagai pihak, ada banyak program seperti Indonesia Food Tour ini bisa dijadikan kesempatan untuk memperkenalkan makanan Indonesia di Bratislava."

Pihak KBRI sendiri mengungkapkan kalau mereka menargetkan ada banyak bermunculan restoran Indonesia di Slovakia yang menghadirkan beragam makanan seperti sate sampai lumpia.

"Dalam tujuh tahun ke depan, kami menargetkan banyak orang Bratislava yang kenal dengan makanan dan budaya Indonesia."

Dalam rangkaian Indonesi Food Tour di Bratislava, chef Renatta Moelek dan Maxie Millian yang berkolaborasi dengan chef Ari Munandar dari Sasazu restaurant menghadirkan beragam kuliner, dari camilan, makanan utama, sampai dessert.

Mereka menghadirkan lumpia, binte biluhuta, asinan bogor, rawon, opor sampai sate padang.

Tak sedikit juga yang mempertanyakan rendang. Mereka masih mengidentikan makanan Indonesia hanyalah rendang. "Indonesia punya banyak kuliner lain, bukan cuma rendang," kata chef Maxie Millian.

Warga Bratislava serta undangan dari KBRI terlihat antusias untuk menikmati makanan Indonesia. Ada beberapa dari mereka yang terlihat familiar dengan makanan Indonesia namun ada yang belum pernah sama sekali mencicipinya.

"Saya sudah pernah makan makanan Indonesia sebelumnya. Saya suka makanan dari Sulawesi," kata Anna Chobotova, salah satu tamu yang hadir dalam acara tersebut. 

"Saya punya keluarga di Sulawesi, jadi saya sering ke Indonesia, makanan Indonesia buatan ibu saya di Indonesia sangat lezat. Dan saya suka makanan pedas."

Dalam menu yang disajikan Renatta dan Maxie, dia mengaku paling suka dengan rawon karena dagingnya yang empuk dan rasanya yang manis.

Namun berbeda dengan Anna, Onndrej Laciak tamu yang juga hadir mengaku belum pernah mencicipi makanan Indonesia sebelumnya. "Tapi karena saya vegetarian jadi saya tidak bisa menyantap daging yang disajikan. Jadi hanya makan tuna. Rasanya berbeda dan mirip dengan makanan Jepang, Sashimi," ucapnya.

"Tapi makanannya enak. Dan saya senang bisa merasakan makanan Indonesia."

Detty Janssen dan Leon Keekstra, penyelenggara Indonesian Food Tour mengungkapkan bahwa sebenarnya kurangnya informasi soal makanan Indonesia di Bratislava ini menjadi alasan mereka untuk menyelenggarakan dan menggandeng KBRI untuk promosi kuliner. 

"Orang Indonesia tidak terlalu banyak di sini, dan informasi soal makanannya sangat terbatas, jadi lewat ajang ini kami ingin memperkenalkan kayanya kuliner Indonesia bersama dengan chef-chef muda dari Indonesia, Maxie dan Renatta," ucap Detty kepada CNNIndonesia.com.

"Saya separuh Indonesia, tapi saya suka makanan Indonesia dan melihat potensinya untuk berkembang dan dikenal dunia," kata Leon yang memiliki kewarganegaraan Belanda. 





ARTIKEL TERKAIT