Menkes: Indonesia Negara Kedua Terbanyak Penderita TBC

Gilang Fauzi, CNN Indonesia | Senin, 08/05/2017 00:10 WIB
Menkes: Indonesia Negara Kedua Terbanyak Penderita TBC Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Vitalis Yogi Trisna)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek mengatakan saat ini Indonesia menduduki peringkat nomor dua terbanyak penderita tuberkulosis atau TBC setelah India.

Dalam dialog bersama direktur rumah sakit se-Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Minggu (7/5), Nila meminta seluruh pemangku kepentingan di bidang kesehatan turut sungguh-sungguh berupaya menurunkan angka penderita TBC di Indonesia.

"Saat saya pergi ke beberapa negara, saya ditegur, kenapa banyak warga Indonesia yang terkena TBC, seperti TKI di Malaysia, terpaksa harus dipulangkan karena TBC," kata Nila seperti dikutip Antara.
Nila menilai kondisi itu perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak terkait untuk segera mengatasinya, bukan hanya pada pasien yang masuk rumah sakit, tetapi juga harus dilakukan intervensi sampai ke keluarganya.


"Begitu ada pasien TBC masuk rumah sakit, hampir bisa dipastikan anggota keluarga lainnya juga akan terkena penyakit tersebut, selanjutnya akan segera bergiliran anggota keluarga tersebut dirujuk ke rumah sakit," kata Nila.

Nila mengatakan pencegahan bisa dilakukan antara lain dengan melakukan kunjungan secara rutin ke rumah masyarakat guna memastikan bahwa tempat tinggal mereka memiliki sanitasi yang baik sesuai dengan standar kesehatan yang ditetapkan.
Selain itu, tambah dia, perlu dilakukan pemetaan masalah di masing-masing daerah untuk memastikan penyakit-penyakit apa yang kini berkembang di daerah.

Tuberkulosis (TB) yang juga dikenal dengan singkatan TBC, adalah penyakit menular paru-paru yang disebabkan oleh basil Mycobacterium tuberculosis.
Penyakit ini ditularkan dari penderita TB aktif yang batuk dan mengeluarkan titik-titik kecil air liur dan terinhalasi oleh orang sehat yang tidak memiliki kekebalan tubuh terhadap penyakit ini.

TB termasuk dalam 10 besar penyakit yang menyebabkan kematian di dunia. Data WHO menunjukkan bahwa pada tahun 2015, Indonesia termasuk dalam 6 besar negara dengan kasus baru TB terbanyak.