Membedakan Baking Soda dan Baking Powder

Christina Andhika Setyanti , CNN Indonesia | Jumat, 19/05/2017 10:30 WIB
Membedakan Baking Soda dan Baking Powder Baking soda dan Baking powder berbeda. (Thinkstock/Ivandzyuba)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam berbagai resep masakan, seringkali bahan tambahan seperti baking soda dan baking powder dibutuhkan. Sekilas dari namanya terlihat sama, bahkan seringkali dalam resep keduanya dianggap bisa menggantikan satu sama lain. 

Namun kenyataannya, mengutip Real Simple, dalam penggunaan tunggalnya, baking soda dan baking powder ternyata punya kegunaan yang sangat berbeda. 

1. Baking Soda

Menurut Susan Reid, chef dan editor Sift Magazine, baking soda terbuat dari mineral. Sesekali, ini digabungkan dengan sesuatu yang asam sehingga menghasilkan karbondioksida. 

“Ini akan terjadi dalam cairan, dan hasilnya Anda akan mendapat gelembung,” kata Reid. 

“Ini seperti sebuah gunung api yang sering dilakukan saat festival sains.”

“Baking soda dalam resep digunakan untuk membuat warna panggangan jadi lebih gelap, lebih garing dibanding dengan yang tidak ditambah baking soda,” ucap Reid. 

“Tapi terlalu banyak pakai baking soda bisa membuat rasanya jadi lebih pahit, seperti sabun.”

Selain untuk memasak, baking soda juga digunakan untuk membersihkan karpet, untuk kecantikan, dan berbagai perabot masak lainnya. 

2. Baking Powder

Berbeda dengan baking soda, baking powder merupakan kombinasi dari baking soda  dan asam lainnya. Di dalamnya juga terdapat stabilizer dan juga tepung jagung. 

Baking powder sendiri tak akan bereaksi sampai cairan ditambahkan. Ini akan membuat soda dan asam yang ada didalamnya menghasilkan karbondioksida. Proses ini akan membuat baking powder mengembangkan adonan. 

Namun Reid mengungkapkan bahwa baking powder akan kehilangan ‘kekuatannya’ jika didiamkan terlalu lama dan tak disimpan di tempat kering. 

Intinya, baking powder tak akan bereaksi dalam waktu singkat, melainkan akan bereaksi di dalam oven.