Penggemar Berebut Menginap di Kamar Chris Cornell
Ardita Mustafa | CNN Indonesia
Sabtu, 27 Mei 2017 14:22 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Mendiang musisi Chris Cornell mengakhiri hidupnya di Hotel MGM Grand Detroit, pada Rabu (17/5). Pemakamannya akan dilaksanakan pada minggu ini di Florida Forever Cemetery, Amerika Serikat (AS).
Setelah dihadiri oleh keluarga dan kerabat, penggemar boleh berziarah ke makam vokalis Soundgarden dan Audioslave itu.
Selain pemakaman, banyak juga penggemar yang mencoba untuk menginap di kamar 1136, tempat Cornell mengembuskan napas terakhirnya di Hotel MGM Grand Detroit.
Dilansir dari The New York Post pada Jumat (26/5), manajemen hotel mengatakan kalau yang meminta menginap di sana bukan hanya penggemar Cornell, melainkan juga orang yang penasaran dengan alam gaib.
Ketertarikan orang untuk mendatangi kamar 1136 hanyalah satu dari sekian banyak contoh ketertarikan orang dengan wisata sejarah kelam.
“Ada banyak orang yang tertarik dengan wisata alam gaib. Belakangan ini jumlahnya semakin banyak di dunia,” kata Karin Risko, Direktur dari agen perjalanan wisata City Tour Detroit, yang juga menawarkan paket wisata sejarah kelam.
“Di Detroit fenomena itu baru dimulai. Usia Detroit lebih tua dari New Orleans, yang disebut sebagai kota paling berhantu di AS,” lanjutnya.
Risko mengatakan kalau kematian Cornell hanya akan menambah rasa penasaran orang-orang akan sejarah kelam di Detroit.
“Saya tidak mengambil keuntungan dari kesedihan banyak orang. Saya tetap menghormati keluarga Cornell,” ujar Risko.
(ard)
Setelah dihadiri oleh keluarga dan kerabat, penggemar boleh berziarah ke makam vokalis Soundgarden dan Audioslave itu.
Selain pemakaman, banyak juga penggemar yang mencoba untuk menginap di kamar 1136, tempat Cornell mengembuskan napas terakhirnya di Hotel MGM Grand Detroit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga:Tujuh Tempat Wisata Terseram di Dunia |
Ketertarikan orang untuk mendatangi kamar 1136 hanyalah satu dari sekian banyak contoh ketertarikan orang dengan wisata sejarah kelam.
“Ada banyak orang yang tertarik dengan wisata alam gaib. Belakangan ini jumlahnya semakin banyak di dunia,” kata Karin Risko, Direktur dari agen perjalanan wisata City Tour Detroit, yang juga menawarkan paket wisata sejarah kelam.
“Di Detroit fenomena itu baru dimulai. Usia Detroit lebih tua dari New Orleans, yang disebut sebagai kota paling berhantu di AS,” lanjutnya.
Risko mengatakan kalau kematian Cornell hanya akan menambah rasa penasaran orang-orang akan sejarah kelam di Detroit.
“Saya tidak mengambil keuntungan dari kesedihan banyak orang. Saya tetap menghormati keluarga Cornell,” ujar Risko.
(ard)