Berbicara soal niat puasa, ada anggapan bahwa niat tersebut boleh dilakukan sekali saja untuk sebulan penuh. Adapula yang menganggapnya sah jika niat dilakukan setiap hari. Manakah yang benar?
Lihat juga:Adzan Subuh Berkumandang Tapi Masih Makan |
Dalam tayangan TAJIL (Tanya Jawab Seputar Islam) yang ditayangkan CNNIndonesia.com setiap pukul empat pagi, KH Maman Imanul Haq selaku Ketua Lembaga Dakwah PBNU memberikan jawabannya yang bijak. Dalam program TAJIL ini pula, KH Maman Imanul Haq membagi jawaban lainnya seputar puasa, setiap harinya selama bulan Ramadan.
Ia mengawali pembahasan dengan memaknai niat itu sendiri. Menurutnya, niat adalah sesuatu yang penting dalam ibadah dan segala sesuatunya tergantung kepada niatnya.
Rasul bersabda, “barangsiapa yang tidak berniat sebelum fajar, maka puasanya tidak sah.” Hal ini berarti seseorang harus berniat puasa sebelum fajar datang, setiap harinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Tips Berwisata Selama Bulan Ramadan |
Demikianlah pandangan yang disampaikan oleh KH Maman Imanul Haq. Selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga puasa kita berguna bagi kehidupan dan diterima oleh Allah.
[Gambas:Video CNN]
(rsa/rsa)