Direktur Niaga PT Indonesia AirAsia Rifai Taberi mengatakan pembukaan rute Pontianak - Kuching menjadi bagian dari upaya perusahaannya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia.
"Dengan bertambahnya konektivitas kota-kota wisata di Indonesia dengan destinasi internasional, kami harap geliat industri pariwisata Indonesia dapat terus tumbuh sejalan dengan cita-cita Kementerian Pariwisata," kata Rifai dikutip dari keterangan resmi, Selasa (6/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rifai menuturkan, penerbangan Pontianak - Kuching dilakukan setiap hari menggunakan Airbus A320 berkapasitas 180 penumpang.
Di samping itu, apabila AirAsia menambah frekuensi penerbangan untuk rute yang sama, maka juga akan mendapat insentif tarif jasa pendaratan atau landing fee.
Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan perusahaannya sudah mengembangkan bandara Supadio demi meningkatkan standar pelayanan.
"Kini Angkasa Pura II merencanakan investasi Rp 2 triliun untuk pembangunan runway kedua guna mengoptimalkan kinerja bandara tersebut. Sehingga bisa membantu sektor pariwisata yang memiliki potensi cukup besar di Kalimantan Barat khususnya Pontianak," kata Awaluddin.
Mantan bos PT Telekomunikasi Indonesia Tbk menyebut perusahaannya mendapat tugas dari Kementerian Pariwisata untuk mempermudah masuknya 4 juta wisatawan asing dari seluruh bandara kelolaannya. (gen)