“Sukses Banyuwangi. Unsur terbesar, bobot 50% sukses pariwisata daerah itu adalah CEO Commitmen. Keseriusan kepala daerahnya, bupati, wali kota, gubernur harus benar-benar teruji. Contohnya Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang sukses mengangkat pariwisata di daerahnya,” ujarMenteri Pariwisata Arief Yahya.
Arief juga yakin rencana membangun marina oleh anak usaha Pelindo III dan ONE15 Management and Technical Services akan membawa Banyuwangi sukses. Apalagi ini merupakan marina pertama di Jawa Timur. Sejauh ini Indonesia hanya memiliki dua marina, yakni Ancol dan Batam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
”Karena ini yang pertama, kami tidak mau main-main dalam segi kualitas. Kami menargetkan marina bisa beroperasi Desember tahun ini,” kata Kokok.
PPI menggelontorkan dana investasi sebesar Rp 600 miliar untuk membangun marina seluas 44 hektare. Dana yang tidak kecil ini dikeluarkan karena PPI melihat potensi pariwisata Banyuwangi yang makin tinggi. Posisi Banyuwangi yang dekat dengan Bali dinilai sangat strategis.
Executive Director ONE15 Management and Technical Servoces Peter Tay mengatakan, fasilitas yang dibangun adalah marina lounge, resor, hotel, dan retail yang berhubungan dengan leisure serta hospitality.
”Setelah penandatanganan ini, tim ahli kami akan melakukan feasibility study,” ujarnya.
Peter yakin, permintaan bakal datang dengan sendirinya jika fasilitas sudah siap.
”Kami juga bakal merancang berbagai event untuk menarik turis, baik dalam negeri maupun luar negeri. Turis asing biasanya berasal dari Tiongkok, Hong Kong, dan Perancis,” jelasnya.