Ungkapan itu bukan isapan jempol semata. Sejumlah penelitian juga telah menegaskan ada manfaat di balik beraktivitas di luar ruang. Beberapa di antaranya, seperti dilansir dari sejumlah sumber dan The Huffington Post sebagai berikut:
1. Cahaya matahari mencegah myopia
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Baik untuk kesehatan jiwa
Penelitian di Stanford University menemukan bahwa orang yang berjalan 90 menit di alam bebas menurunkan tingkat risiko depresi dibanding orang yang berjalan di kota besar dengan latar urban. Dalam studi pada 2015 juga menegaskan bahwa orang yang berjalan-jalan atau menghabiskan waktu di alam mengalami sedikit kecemasan, dan efek negatif pada dirinya, sehingga lebih positif dan bahagia.
3. Membantu peningkatan prestasi pendidikan
Studi yang dilakukan tim Finlandia terhadap siswa dan siswi sekalah menunjukkan mereka yang aktif di luar ruang akan baik juga dalam hal kemampuan membaca, komprehensif dan keahlian aritmatika.
Lihat juga:Benahi Pola Hidupmu untuk Hidup Sehat |
4. Membantu mengurangi level stres
David Strayer, psikolog dari University of Utah mempelajari bahwa alam memiliki efek yang menenangkan tingkat stres manusia. National Geographic melaporkan bahwa otak kita juga mengenal lelah. Ketika ia melambat, berhentilah dari kesibukan, dan lihatlah ke alam sekeliling, tidak hanya membuatnya restore tapi performa mental dan emosional juga kembali pulih.
5. Meningkatkan kesehatan fisik dan umur panjang
Tahun lalu University of Derby dan Wildlife Trusts meluncurkan program atau tantangan 30 hari bersama alam. Mereka yang menerima tantangan ini akan menjalani sejumlah aktivitas selama sebulan seperti berjalan, jogging, hiking, atau menanam bunga. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan terhadap rasa bahagia dan menjadi lebih sehat. Penelitian menyimpulkan beraktivitas di alam atau luar ruang berkontribusi besar terhadap umur lebih panjang. (rah)