Dirinya diklaim sebagai penemu varian pizza, Hawaiian, yang ditaburi topping nanas di atasnya dan menjadi sensasi kuliner di seluruh dunia. Sayangnya ia kini telah meninggal dunia di usianya yang ke-83, Kamis (08/06).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Restoran pertama di Chatham, sekitar 290 km dari Toronto. Resto yang ini menyajikan kuliner khas Amerika seperti burger, gorengan dan beberapa masakan China. Di awal tahun 1960, Panopoulos mulai menyajikan menu pizza yang sedang digandrungi di Amerika.
Lihat juga:Kuliner Ramadan: Bakwan Pizza |
Kreasi ikoniknya sebenarnya berawal dari sebuah eksperimen. Potongan nanas kaleng ditaburkan di atas pizza untuk mengetahui bagaimana rasanya dan sekedar untuk bersenang-senang, seperti yang diungkapkannya awal tahun ini kepada BBC.
“Kami masih muda dalam bisnis ini dan melakukan banyak eksperimen,” ujarnya saat itu. Eksperimen nanas di atas pizza tersebut membuahkan citarasa yang unik, dimana rasa asam dari nanas bercampur harmonis dengan gurihnya potongan daging asap.
Lihat juga:Rekor Peserta Membuat Pizza Terbanyak |
Mereka mencoba membagikannya kepada beberapa pelanggan. Tak disangka setelah beberapa bulan, menu tersebut mulai digandrungi dan menjadi tetap di restoran.
Dinamakan Hawaiian Pizza karena saat itu nanas kaleng yang dipakai berasal dari merek Hawaiian. Inovasi ini begitu menggiurkan karena pada masanya, pizza yang populer hanya ditaburi potongan jamur, daging asap, hingga pepperoni.
Ide ini pun ada yang setuju maupun tidak. Perdana Menteri Kanada misalnya, yang sangat mendukung dan mengakui keberadaan kombinasi pizza dan nanas dalam tulisannya di Twitter.
[Gambas:Twitter]
Restoran Satellite, tempat Panopoulos pertamakali menciptakan menu Hawaiian Pizza ini telah dijual dan pindah ke London, Ontario. Dalam obituarinya, keluarga Sam menyebutnya sebagai ‘kepribadian yang tak terlupakan’.
(frt/frt)