Banyak perdebatan yang terjadi karena perbedaan pendapat dan keinginan untuk menggolongkan tomat sebagai sayuran atau buah.
Pasalnya, dilihat dari bentuknya, tomat seharusnya masuk dalam keluarga buah. Namun kegunaannya terlihat bukan sebagai buah melainkan mirip seperti sayur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertanyaan ini mulai diperdebatkan setelah importir buah beradu argumen soal tomat. Hal ini diperdebatkan karena berpengaruh pada pajak yang dikenakan. Kala itu tomat digolongkan sebagai buah dan bukan sayur. Buah tidak dikenakan pajak, sementara sayur dikenakan pajak 10 persen untuk impor.
Lihat juga:Bahaya Terpendam dalam Sebotol Saus Tomat |
Mengutip The Daily Meal, secara botani, tomat termasuk dalam buah. Dalam urusan botani, buah mengacu pada struktur benih tanaman berbunga.
Oleh karenanya pengadilan akhirnya mengambil keputusan bahwa tomat bukanlah buah melainkan sayur. Hal ini diperkuat dengan penggunaan tomat yang umum sebagai bagian dari sayuran, misalnya salad, sup, dan sandwich.
Sebaliknya tomat tak ditemukan sebagai bagian dari kue kering, kue bolu, makanan pencuci mulut, dan makanan lain yang umum menggunakan buah, maka tomat pun secara legal digolongkan sebagai sayuran, bukan buah. Oleh karenanya, tomat harus dikenai pajak sayuran. (chs)