Memandangi Kaki, Tanda Lawan Jenis Tak Menyukai Anda

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Selasa, 25/07/2017 02:14 WIB
Memandangi Kaki, Tanda Lawan Jenis Tak Menyukai Anda Sebuah riset baru-baru ini mengklaim bahwa lawan jenis yang memandangi kaki, bukan wajah pertanda tidak menyukai Anda sebagai pasangan. (Foto: Thinkstock/grinvalds)
Jakarta, CNN Indonesia -- Apa yang Anda lihat saat pertama kali bertemu dengan lawan jenis? Mungkin pertama wajahnya kemudian memperhatikan busana yang ia pakai, dan mungkin sepatunya.

Rupanya, cara lawan jenis memandang Anda merupakan cara untuk mengetahui apakah dia hanya ingin berteman atau benar-benar menginginkan Anda jadi pasangan.

Sebuah riset baru-baru ini mengklaim bahwa hal ini benar adanya. Dilansir dari Metro UK, peneliti dari Wellesley College dan Universitas Kansas menemukan bahwa orang cenderung memandangi kepala atau dada seseorang jika mereka melihat lawan jenis yang potensial untuk dijadikan pasangan. Sedangkan, jika hanya ingin jadi teman, baik pria maupun wanita heteroseksual cenderung memandangi bagian kaki. 

Riset ini melibatkan 105 partisipan heteroseksual. Mereka diminta memperhatikan foto pria dan wanita. Setelah itu, mereka ditanya, sosok pada foto tersebut ingin mereka jadikan teman atau pasangan. Selama partisipan memperhatikan foto, gerakan mata mereka dideteksi.


"Riset soal ketertarikan cenderung mengasumsikan ada sekian karakteristik pasti yang membuat seseorang diinginkan," kata salah satu penulis dalam riset, Angela Bahns, seperti dikutip dari Metro UK (23/7).

Riset ini, lanjut Bahns, menunjukkan bahwa apa yang orang cari dalam perspektif hubungan tergantung dari tujuan relasi tersebut. ia berkata, orang sama-sama ingin jadi teman maka mereka tidak bisa jadi pasangan.

Riset menemukan, pria dan wanita heteroseksual cenderung memandangi kepala dan dada jika lawan jenis melihat Anda sebagai pasangan potensial. Selain itu, pria juga melihat bagian pinggul jika mereka tertarik secara seksual pada lawan jenis.

Hal ini menunjukkan pria terkonsentrasi pada kapasitas reproduksi wanita. Pinggul yang besar maka akan semakin mudah wanita melahirkan anak.

Riset ini memang hanya meneliti pria dan wanita heteroseksual, namun riset ini setidaknya jadi awal yang baik untuk mengerti bagaimana kita bisa membaca perubahan bahasa tubuh. Hal ini untuk memutuskan bagaimana kita bisa diterima orang lain.

Hasil riset ini mungkin bisa jadi modal Anda saat bertemu lawan jenis. Perhatikan ke mana matanya mengarah dan bisa jadi itu tujuan dia berhubungan dengan Anda, sebagai teman atau bisa jadi ia ingin jadi pasangan.


ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA