Dari yang terpantau, kericuhan itu adalah aksi saling dorong yang terjadi di depan pintu masuk Hall B JCC pada siang tadi. Kericuhan terjadi pada sekitar pukul 10-11.00 WIB karena antrean yang membludak untuk memasuki area travel fair.
Dirut KAI Edi Sukmoro dan Direktur infrastruktur dan komersial Bambang Eko Martono meminta maaf atas terjadinya kericuhan di depan Hall B, Jakarta Convention Center pada Sabtu (29/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Data yang kita catat, dari 642.000 tiket yang kita jual, itu baru ada 24.000 transaksi dan 47 ribu tiket yang terjual. Jadi belum ada 8 persen," ujarnya.
Para pengunjung, kata Bambang, memang mencari tiket berdasarkan hari dan destinasi favorit. Itulah pula yang salah satu membuat kericuhan, karena takut tak kebagian tiket tujuan favorit.
"Kalau weekend sudah banyak yang habis. Tapi kalau hari-hari biasa ya kurang lebih 600 ribu yang belum terjual sampai pada jam 3 ini" ujar Bambang.
Selain itu, Agus Komarudin selaku VP Public Relations PT KAI menerangkan bahwa kebanyakan tiket favorit bertujuan ke daerah-daerah di Jawa Tengah, termasuk Surakarta, Jogjakarta dan Semarang. PT KAI masih akan melanjutkan travel fair ini pada Minggu (30/7) untuk menjual sisa tiket yang dirilisnya. (kid)